Rabu, 24 Januari 2018

SerunyaTravelling Bersama Anak-anak

                                         Bersama Naila di Pantai Cemara Sewu, Yogyakarta
Travelling bersama dengan anak-anak adalah dambaan setiap keluarga. Kapan lagi bisa seru-seruan bersama kalau bukan pas travelling. Hubungan anak dan orangtua pun semakin akrab. Tidak ada lagi saling jaim sepanjang menikmati masa liburan.

Bagi yang mempunyai anak balita, pasti yang terbayang repotnya. Apalagi  bila mempunyai anak hiperaktif. Kebayang bagaimana menjaganya selama liburan.

Sebelum melakukan travelling bersama anak-anak, ada tiga hal yang harus dilakukan, yaitu persiapan, ketika traveling, dan setelah traveling.

Persiapan

Pada masa persiapan, setidaknya ada  9 hal yang harus disiapkan, yaitu

1.       Tujuan
Sebelum membicarakan pernak-pernik travelling, tujuan menentukan 50% persiapan. Misalnya, tujuan travelling adalah wisata air, maka baju renang dan krim pelindung kulit mutlak diperlukan.
Penentuan tempat wisata pasti memerlukan diskusi seluruh anggota keluarga. Keputusan yang diambil berdasarkan mufakat.

2.       Biaya
Ketika tujuan sudah ditentukan, tahap selanjutnya adalah biaya. Penghitungan biaya yang cermat akan membuat travelling menjadi menyenangkan. Orangtua pun bisa menabung untuk kegiatan travelling ini. Anak-anak juga bisa diajak untuk menyisihkan uang jajannya untuk kegiatan ini.

3.       Waktu
Penentuan waktu travelling harus menyesuaikan dengan jadwal orangtua dan anak. Biasanya anak-anak meminta travelling saat liburan sekolah. Untuk mengantisipasi membludaknya wisatawan lokal, bisa memilih hari sekolah di awal semester. Biasanya awal semester kegiatan belum penuh.

4.       Transportasi
Transportasi harus sudah disiapkan sejak awal. Dari rumah ke tempat travelling menggunakan apa, selama di tempat tujuan mau menggunakan kendaraan apa, hingga kepulangan ke rumah. Bila ingin memberikan sensasi lebih, pilihlah transportasi lokal yang tradisional.

5.       Fashion
Fashion di sini adalah baju dan pernak-perniknya. Untuk anak-anak, pilihannya adalah kaos, celana panjang berbahan tebal, kaos kaki, jaket, dan baju renang. Aksesorisnya topi. Baju tidak perlu bawa banyak. Usahakan untuk mencucinya di hotel, sehingga mengurangi jumlah baju yang dibawa.

6.       Makanan
Bawalah makanan untuk cemilan di perjalanan. Bila masih balita bawalah bubur instant untuk bayi. Bawa secukupnya saja.

7.       Peralatan Mandi
Bawalah peralatan mandi yang ukurannya kecil. Ini untuk mengantisipasi koper agar tidak berat.

8.       Obat-obatan
Bawalah selalu obat-obatan standar, seperti obat luka, demam, dan minyak kayu putih. Pastikan anak-anak dalam keadaan sehat ketika bepergian.

9.       Kartu Identitas
Bawalah kartu identitas ketika mengadakan travelling. Untuk anak-anak karena ikut orangtua, pastikan identitas mereka tertulis. Bila ke luar negeri, pastikan paspor dan visa sudah selesai diurus sebelum keberangkatan.

Hari H Travelling

Ada beberapa hal yang harus dicek sebelum keberangkatan. Dari tiket, kartu identitas, koper ( untuk baju), ransel (untuk pernik-pernik traveling), alat komunikasi, peralatan dokumentasi, power bank untuk HP, kaca mata, topi, dan sebagainya.

Bila bepergian ke luar negeri, pastikan semua hal yang beruap cairan sudah masuk ke koper, seperti hand body, krim untuk kulit, obat-obatan, dan lain-lain. Penerbangan ke luar negeri membatasi 100 ml air yang boleh dibawa di kabin.

Ketika travelling pastikan anak-anak sehat. Buatlah aturan main selama di travelling. Apa yang boleh mereka lakukan dan apa yang tidak boleh. Ajak anak untuk mengeksplor tempat wisata yang dikunjungi, seperti bergaul dengan masyarakat lokal, bermain, dan merasakan alam yang berbeda.

Selama travelling usahakan jam makan tidak berubah. Kebiasaan makan harus tetap terjaga. Terutama untuk anak-anak yang bila sudah asyik main suka lupa makan.

Luangkan waktu untuk istirahat yang cukup agar bisa menikmati wisata tanpa lelah dan kesal. Ketika jam tidur, usahakan langsung tidur agar travelling esok harinya lebih segar.

Setelah Travelling

Ketika sudah kembali ke rumah, buatlah dokumentasi perjalanan. Bisa menulis di blog, mengirim ke media massa, dan membuat video perjalanan. Semua dokumentasi foto dan video disimpan dalam folder khusus. Bila mau mencetak, pilihlah yang terbagus. Jangan sampai dokumentasi terlewat karena kenangan tidak akan kembali.

Travelling dengan anak-anak akan enak asal direncanakan dengan maksimal. Sudah siap bepergian dengan anak-anak? Ayo rencakan dari sekarang. Selamat travelling dengan anak-anak!

Karawaci, 24 Januari 2018
#SatuHariSatuKaryaIIDN 




0 komentar:

Posting Komentar